ASPAL BUTON

Aspal biasa disebut bitumen merupakan cairan kental yang mengandung seyawa hidrokarbon yang mengandung sulfur, oksigen dan clor dan bitumen memiliki sifat melekat, tahan tehadap air dan biasanya mempunyai warna hitam kecoklatan  dan viskoelastis.

Beberapa sumber menyebutkan Aspal telah digunakan sejak ribuan tahun sebelum masehi oleh bangsa sumeria dan mesopotamia untuk digunakan sebagai lapisan pengedap untuk bak mandi dan kolam-kolam air di istana dan kuil-kuil. Untuk pertama kali penggunaan aspal sebagai konstruksi jalan terjadi di Babilonia sekitar tahun 625 SM pada masa kekuasaan Raja Naboppolassar.

Aspal menurut jenisnya terdiri aspal Alam dan Aspal minyak. aspal alam didunia hanya terdapat di Trinidad (aspal danau) dan Dipulau Buton (aspal gunung/rock asphalt).

Sejarah Penyelidikan Aspal buton berawal dari penyelidikan Koolhoven yang mengadakan kunjungan ke Buton selatan dan tengah dan melaporkan beberapa sumber minyak dan adanya batu-batuan aspal. Yang kemudian secara sistematis dilakukan penyelidikan geologis pada bulan november 1922 sampai pertengahan tahun 1924 di Buton selatan. Pada tahun 1928 penyelidikan geologis dilakukan oleh Dr. Ir. W.H HETZEL beserta team dengan membawa  peralatan-peralatan pendukung penelitian aspal dibuton selatan dan melakukan eksploitasi geologis dipulau-pulau sekitarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *